Home » » Jepang pasrah Indonesia pilih China dalam proyek kereta cepat

Jepang pasrah Indonesia pilih China dalam proyek kereta cepat



Pemerintah Jepang mengaku bakal mundur dalam megaproyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Memperoleh pukulan berat, mereka ikhlas memberi proyek itu pada China.

Ditulis dari Kyodonews, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe menyampaikan pihaknya bakal mengambil untung dari sisi lain yakni ekspor infrastruktur untuk perkembangan ekonomi Indonesia.

Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga menyampaikan sudah bertemu dengan Kepala Bappenas, Sofyan Djalil di Tokyo. Menurut dia, Indonesia merencanakan menyambut China dalam proyek ini.

Di beritakan sebelumnya, Indonesia dan China kembali menindaklanjuti gagasan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Hubungan kerja ini termasuk juga pengembangan produksi bersama gerbong kereta api bertujuan ekspor.

 " Kami tindaklanjuti kembali, serta dibicarakan berbagai hal berkenaan kereta api cepat hingga kita bisa kerjakan selekasnya kesepakatannya, serta kereta api cepat itu bisa selekasnya di bangun, " kata Menteri BUMN Rini Soemarno di Beijing seperti ditulis Pada, Jumat (18/9).

Menurut Rini, China menyanggupi kriteria yang diputuskan Indonesia dalam pembangunan kereta api cepat, yaitu bahwa pembangunannya dikerjakan murni dengan cara usaha (b to b) tanpa ada jaminan atau pendampingan pemerintah, dan tak memakai APBN.

 " Mereka bahkan juga sepakat untuk turut bangun stasiun-nya, dibarengi alih tehnologi. Hingga lantaran ini dikerjakan dengan cara 'b to b', jadi mesti ada keuntungan yang kita bisa, termasuk juga alih tehnologi, " papar Rini.

0 komentar:

Posting Komentar